kaligrafi

بسم الله الرحمن الرحيم

Digital clock

Monday, March 28, 2016

bisnis alternatif di kondisi perekonomian tahun 2016 (bersambung) chapter 1

Assalamualaikum wa rohmatullahi wa barokatu..

Apa kabar teman pembaca?
Semoga hari anda penuh berkah Tuhan..
Hmm... Kali ini, setelah saya sempat vakum untuk beberapa waktu.. Saya melihat kondisi perekonomian Indonesia yg di akui Bank Dunia memiliki ketahanan yg luarrr biasa.. Namun dibalik pengakuan tersebut mari kita tela'ah bersama.. Dengan keterkaitan ketahanan ke ekonomi an negara dan sikon yang actual di masyarakat.. Apakah benar pengakuan tersebut? Kita pasti bisa menilai kebenaran nya.. Tapi, biarlah itu menjadi nilai baggi khusus pemerintahan kita saat ini.. Dengan membludak nya pengangguran di negara tercinta kita ini..
Nah sobat.. Bagi sobat yg suka browsing namun bingung bagaimana cara menghasilkan uang alias duit alias huruf bernilai heheheee.. Mungkin ini bisa menjadi  solusi bagi sobat..


    Mungkin ada diantara sobat semua yang udah tau apa itu Bitcoin.. Bagi yg belum tahu, mari kita bahas.. 
Bitcoin adalah sebuah mata uang digital yang nilai nya jauh lebih tinggi daripada USD ($) ato dollar amerika yg saat ini menjadi patokan untuk nilai seluruh mata uang dunia.. Tidak terdeteksi dan dapat menjadi sarana untuk pengiriman uang keluar negeri dengan mudah tanpa melalui prosedural yang rumit dan kompleks seperti pada bank dalam negeri.
Bitcoin nenggunakan wallet khusus untuk penyimpanan nya. bagi yg belum jelas.. Silahkan bertanya di komen, insya allah secepatnya akan ane balas.. :)

2. Cloud Mining Bitcoin

     Bagi teman2 yang masih baru menerjuni dunia Bitcoin, silahkan untuk terlebih dahulu membuka accountnya di bursa bitcoin indonesia berikut sebagai awal pengumpulan Bitcoin. klik dan lakukan register tanpa biaya apapun alias gratis, berikut adalah link nya: wallet bitcoin indonesia. Silahkan klik dan lakukan registernya. Untuk selanjutnya ditempat itu kita akan menjadikan nya wallet bitcoin kita. Setelah seluruh proses selesai. Maka langkah awal untuk pengumpulan bitcoin adalah mencari faucet nya. Berikut adalah list situs faucet terbaik 2016 :
  faucet + cloud mining profit tercepat
Baca Selengkapnya (read more) - bisnis alternatif di kondisi perekonomian tahun 2016 (bersambung) chapter 1

Friday, July 17, 2015

ucapan selamat hari raya idul fitri yang benar 1436 hijriah beserta penjelasan, BUKAN MINAL AIDIN WAL FAIDZIN

Ucapkanlah Dengan Ilmu, mungkin itu yg ingin saya garis bawahi dalam penulisan notes kecil ini. ini juga bukan berarti ingin mengatakan saya berilmu, saya pun tau dari orang lain yg berilmu., semoga kita semua jadi berilmu.
Sebelum membahas Kata Minal Aidzin wal faidzin yang Lucu itu, mari kita perhatikan dalil dalil terkait yg membahasa tentang Ucapan Ini:
“Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied : Taqabbalallahu minnaa wa minkum “Artinya : Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian” (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah [Majmu Al-Fatawa 24/253]
Jubair bin Nufair:“Para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)”. (Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [2/446] Dalam ‘Al Mahamiliyat’ dengan Isnad yang Hasan )
Muhammad bin Ziyad berkata: “Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Ied berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain : ‘Taqabbalallahu minnaa wa minka” (Ibnu Qudamah dalam “Al-Mughni” (2/259)
IMAM AHMAD menyatakan bahwa ini adalah “Isnad hadits Abu Umamah yang Jayyid/Bagus. Beliau menambahkan : “Aku tidak pernah memulai mengucapkan selamat kepada seorangpun, namun bila ada orang yang mendahuluiku mengucapkannya maka aku menjawabnya. Yang demikian itu karena menjawab ucapan selamat bukanlah sunnah yang diperintahkan dan tidak pula dilarang. Barangsiapa mengerjakannya maka baginya ada contoh dan siapa yang meninggalkannya baginya juga ada contoh, wallahu a’lam.”[Al Jauharun Naqi 3/320. Suyuthi dalam ‘Al-Hawi: (1/81) : Isnadnya hasan]
Nah, Sahabat. lalu kenapa Minal Aidzin Walfaidzin?Dikalangan masyarakat dan media Televisi berjuta juta muslim di indonesia sering mendengar kata ini digandengkan dengan kata ‘Mohon maaf lahir batin’ sehingga kurang lebih Begini:
“MINALAIDIN WAL FAIZIN – MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN”,
Seakan akan (mungkin yang mengucapkan) menganggap bahwa Minal Aidin Wal Faizin Ini berarti Mohon Maaf Lahir dan Batin.. Benarkah begitu?
Coba perhatikan dan analisa sendiri jika dua frase itu diartikan secara menyeluruh dalam bahasa indonesia yg benar:
“TERMASUK DARI ORANG ORANG YANG KEMBALI SEBAGAI ORANG YANG MENANG – Mohon maaf lahir dan Batin”.
Sepertinya kurang tepat, karena jika demikian artinya tidak Jelas. Do’a bukan (karena tidak lengkap).. dan Salam juga bukan :) karena lucu saat kita artikan dari bahasa Aslinya.
Adapun menurut hemat saya, ya syah syah aja selama kita tidak tahu dan itu sebatas Ikut ikutan dan SERTA tidak meniatkan bahwa Mohon maaf Lahir dan Batin itu arti dari Minal Aidin Walfaizin
Coba lihat penerjemahan makna frase Minal Aidin Wal Faizin dalam bahasa Arab berikut:
Min, artinya “Termasuk”.Al-aidin, artinya ”Orang-orang yang kembali”Wa, artinya “dan”Al-faidzin, artinya “ Menang”.
Jadi makna “Minal Aidin Wal Faizin” jika dipaksakan diartikan dalam kai’dah tatabahasa Arab – Indonesia yg benar adalah “Termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan ramadhan) sebagai orang yang menang”.
Artinya mengambang bukan?
S O L U S I
Nah lalu apa Solusi dari kurangnya pemahaman bahasa diatas ?Tentunya selain agar kita tidak ditertawain negeri tetangga, dan tidak malu maluin saat kita bertemu dengan orang orang berilmu, kita juga harus mengikuti Apa yg Rasul / Sahabat contohkan agar hal tersebut terhindar dari hal hal Bid’ah.
Nah lho? Kok Bid’ah?
Jangan tersinggung dulu, untuk sahabat muslim yang alergi dengan kata BIDAH. mari perhatikan; dalam budaya Arab, ucapan yang disampaikan ketika menyambut hari Idul Fitri (yang mengikuti teladan nabi Muhammad Saw) adalah “Taqabbalallahu minna waminkum”, Kemudian menurut riwayat ucapan nabi ini ditambahkan oleh orang-orang dekat jaman Nabi dengan kata-kata”Shiyamana wa Shiyamakum”, yang artinya puasaku dan puasamu, sehingga kalimat lengkapnya menjadi “Taqabbalallahuminna wa minkum, Shiyamana wa Shiyamakum” (Semoga Alloh menerima amalan puasa saya dan Kamu).
Dari Riwayat tersebut Dan seperti keterangan keterangan yg dipaparkan yang benar adalah dari “Taqabbalallahu… sampai … shiyamakum”. tidak satupun menyatakan ada istilah Minal Aizin wal Faidzin. Atau Tanpa minal Aidin wal faidzin.
Jadi mengucapkan Minal Aidin wal Faizin, JIKA KITA mengucapkannya dengan niat ingin mencontoh kebiasaan Rosulullah/Ittiba’qauly, jatuhnya bisa menjadi Bid’ah, TAPI KALAU niatnya hanya untuk “Ingin mendoakan sesama Saudara seiman”, Insya Allah, tidak salah DAN Bahkan hal yang baik.
Adapun jika ingin menambahkan bisa saja ditambahkan diakhir kalimat, agar secara harfiyah aja serasi:
”Taqabbalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa Shiyamakum. Ja’alanallaahu Minal Aidin wal Faizin”Artinya, “Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, Puasa kami dan kamu. Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan Ramadhan) sebagai orang yang menang.”
Ja’alanallaahu : Berarti “Semoga Allah menjadikan kita”.. sebagai tambahan untuk melengkapi, Minal Aidin wal Faizin yg mengambang tadi..
Sekedar tambahan, bagaimana jika kita ingin mengucapkan “mohon maaf lahir dan batin” dalam bahasa arab benar?
Salah satunya adalah “Asalukal afwan zahiran wa bathinan”.Atau “Kullu aam wa antum bikhair”, yang berarti semoga sepanjang tahun Anda dalam keadaan baik-baik “,dan, sekali lagi Bukan Minal Aidin wal Faizin” karena kata ini bukan berarti Kalimat permintaan Maaf. Mungkin hanya sebuah do’a yg tidak Utuh.
Demikian, Mohon koreksinya jika ana salah.Akhir kata. Dengan Ini saya pribadi, dan Seluruh Admin disini Ingin mengucapkan,
SELAMAT MENYONGSONG HARI RAYA IDUL FITRI
”Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja’alanallaahu minal aidin wal faizin” || “Semoga Allah menerima amal-amal kita, Dan semoga Allah menjadikan kita termasuk dari orang-orang yang kembali dari perjuangan Ramadhan sebagai orang yang menang.”
Dan mari kita memohon, kepada Dzat Allah Aza wajala; Semoga Kita dianugerahi untuk menikmati Ramadhan Tahun Tahun Berikutnya dengan Rizki dan Kebarokahannya,
AmiinUcapkanlah Dengan Ilmu, mungkin itu yg ingin saya garis bawahi dalam penulisan notes kecil ini. ini juga bukan berarti ingin mengatakan saya berilmu, saya pun tau dari orang lain yg berilmu., semoga kita semua jadi berilmu.
Sebelum membahas Kata Minal Aidzin wal faidzin yang Lucu itu, mari kita perhatikan dalil dalil terkait yg membahasa tentang Ucapan Ini:
“Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied : Taqabbalallahu minnaa wa minkum “Artinya : Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian” (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah [Majmu Al-Fatawa 24/253]
Jubair bin Nufair:“Para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)”. (Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [2/446] Dalam ‘Al Mahamiliyat’ dengan Isnad yang Hasan )
Muhammad bin Ziyad berkata: “Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Ied berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain : ‘Taqabbalallahu minnaa wa minka” (Ibnu Qudamah dalam “Al-Mughni” (2/259)
IMAM AHMAD menyatakan bahwa ini adalah “Isnad hadits Abu Umamah yang Jayyid/Bagus. Beliau menambahkan : “Aku tidak pernah memulai mengucapkan selamat kepada seorangpun, namun bila ada orang yang mendahuluiku mengucapkannya maka aku menjawabnya. Yang demikian itu karena menjawab ucapan selamat bukanlah sunnah yang diperintahkan dan tidak pula dilarang. Barangsiapa mengerjakannya maka baginya ada contoh dan siapa yang meninggalkannya baginya juga ada contoh, wallahu a’lam.”[Al Jauharun Naqi 3/320. Suyuthi dalam ‘Al-Hawi: (1/81) : Isnadnya hasan]
Nah, Sahabat. lalu kenapa Minal Aidzin Walfaidzin?Dikalangan masyarakat dan media Televisi berjuta juta muslim di indonesia sering mendengar kata ini digandengkan dengan kata ‘Mohon maaf lahir batin’ sehingga kurang lebih Begini:
“MINALAIDIN WAL FAIZIN – MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN”,
Seakan akan (mungkin yang mengucapkan) menganggap bahwa Minal Aidin Wal Faizin Ini berarti Mohon Maaf Lahir dan Batin.. Benarkah begitu?
Coba perhatikan dan analisa sendiri jika dua frase itu diartikan secara menyeluruh dalam bahasa indonesia yg benar:
“TERMASUK DARI ORANG ORANG YANG KEMBALI SEBAGAI ORANG YANG MENANG – Mohon maaf lahir dan Batin”.
Sepertinya kurang tepat, karena jika demikian artinya tidak Jelas. Do’a bukan (karena tidak lengkap).. dan Salam juga bukan :) karena lucu saat kita artikan dari bahasa Aslinya.
Adapun menurut hemat saya, ya syah syah aja selama kita tidak tahu dan itu sebatas Ikut ikutan dan SERTA tidak meniatkan bahwa Mohon maaf Lahir dan Batin itu arti dari Minal Aidin Walfaizin
Coba lihat penerjemahan makna frase Minal Aidin Wal Faizin dalam bahasa Arab berikut:
Min, artinya “Termasuk”.Al-aidin, artinya ”Orang-orang yang kembali”Wa, artinya “dan”Al-faidzin, artinya “ Menang”.
Jadi makna “Minal Aidin Wal Faizin” jika dipaksakan diartikan dalam kai’dah tatabahasa Arab – Indonesia yg benar adalah “Termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan ramadhan) sebagai orang yang menang”.
Artinya mengambang bukan?
S O L U S I
Nah lalu apa Solusi dari kurangnya pemahaman bahasa diatas ?Tentunya selain agar kita tidak ditertawain negeri tetangga, dan tidak malu maluin saat kita bertemu dengan orang orang berilmu, kita juga harus mengikuti Apa yg Rasul / Sahabat contohkan agar hal tersebut terhindar dari hal hal Bid’ah.
Nah lho? Kok Bid’ah?
Jangan tersinggung dulu, untuk sahabat muslim yang alergi dengan kata BIDAH. mari perhatikan; dalam budaya Arab, ucapan yang disampaikan ketika menyambut hari Idul Fitri (yang mengikuti teladan nabi Muhammad Saw) adalah “Taqabbalallahu minna waminkum”, Kemudian menurut riwayat ucapan nabi ini ditambahkan oleh orang-orang dekat jaman Nabi dengan kata-kata”Shiyamana wa Shiyamakum”, yang artinya puasaku dan puasamu, sehingga kalimat lengkapnya menjadi “Taqabbalallahuminna wa minkum, Shiyamana wa Shiyamakum” (Semoga Alloh menerima amalan puasa saya dan Kamu).
Dari Riwayat tersebut Dan seperti keterangan keterangan yg dipaparkan yang benar adalah dari “Taqabbalallahu… sampai … shiyamakum”. tidak satupun menyatakan ada istilah Minal Aizin wal Faidzin. Atau Tanpa minal Aidin wal faidzin.
Jadi mengucapkan Minal Aidin wal Faizin, JIKA KITA mengucapkannya dengan niat ingin mencontoh kebiasaan Rosulullah/Ittiba’qauly, jatuhnya bisa menjadi Bid’ah, TAPI KALAU niatnya hanya untuk “Ingin mendoakan sesama Saudara seiman”, Insya Allah, tidak salah DAN Bahkan hal yang baik.
Adapun jika ingin menambahkan bisa saja ditambahkan diakhir kalimat, agar secara harfiyah aja serasi:
”Taqabbalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa Shiyamakum. Ja’alanallaahu Minal Aidin wal Faizin”Artinya, “Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, Puasa kami dan kamu. Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan Ramadhan) sebagai orang yang menang.”
Ja’alanallaahu : Berarti “Semoga Allah menjadikan kita”.. sebagai tambahan untuk melengkapi, Minal Aidin wal Faizin yg mengambang tadi..
Sekedar tambahan, bagaimana jika kita ingin mengucapkan “mohon maaf lahir dan batin” dalam bahasa arab benar?
Salah satunya adalah “Asalukal afwan zahiran wa bathinan”.Atau “Kullu aam wa antum bikhair”, yang berarti semoga sepanjang tahun Anda dalam keadaan baik-baik “,dan, sekali lagi Bukan Minal Aidin wal Faizin” karena kata ini bukan berarti Kalimat permintaan Maaf. Mungkin hanya sebuah do’a yg tidak Utuh.
Demikian, Mohon koreksinya jika ana salah.Akhir kata. Dengan Ini saya pribadi, dan Seluruh Admin disini Ingin mengucapkan,
SELAMAT MENYONGSONG HARI RAYA IDUL FITRI
”Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Ja’alanallaahu minal aidin wal faizin” || “Semoga Allah menerima amal-amal kita, Dan semoga Allah menjadikan kita termasuk dari orang-orang yang kembali dari perjuangan Ramadhan sebagai orang yang menang.”
Dan mari kita memohon, kepada Dzat Allah Aza wajala; Semoga Kita dianugerahi untuk menikmati Ramadhan Tahun Tahun Berikutnya dengan Rizki dan Kebarokahannya,
Amiin
Baca Selengkapnya (read more) - ucapan selamat hari raya idul fitri yang benar 1436 hijriah beserta penjelasan, BUKAN MINAL AIDIN WAL FAIDZIN

Sunday, April 26, 2015

list Survey online berbayar, dapat dipercaya karena saya sudah mendapatkan pembayaran tunai dan voucher nya

Berikut beberapa situs survey online benar berbayar dan dapat dipercaya :

1ipanel indonesia,
sistem point yang memberikan pembayaran secara cash langsung ke rekening paypal anda atau ke rekening bank anda. pendaftaran : klik disini

2.GlobalTestMarket
sistem market poin yang memuat beberapa pilihan pembayaran kepada kita atas suara survey kita. 50 dollar amerika per bulan tergantung dari keberhasilan pengisian survey yg kita dapatkan. pembayaran dengan menggunakan dollar amerika.
silahkan klik disini.

3. AIP Online survey
survey berbahasa indonesia dengan pilihan hadiah yang menarik berbentuk voucher.
daftar AIP

4. TOLUNA,
Toluna berbahasa indonesia dengan pilihan upah uang atau hadiah menarik lain nya. dan jangan lupa ikuti seluruh event nya..silahkan untuk mendaftar : daftar toluna

5.viewfruit.com
 survey berbahasa indonesia dengan pembayaran atas opini kita berbasis dollar amerika.
silahkan klik untuk mendaftar: daftar

6. 8Share
sudah memberikan saya imbalan berupa uang dan point dengan cara yang sangat mudah. hanya menyebarkan link iklan di fb kita atau situs jejaring kita yang lain, apabila ada yang membaca posting / tautan kita maka rupiah akan mengalir di rekening bank pribadi kita...Ikutan yuk dan dapatkan bonus pendaftaran sebesar Rp1,500 sekarang juga!.let's join klik disini


7. nusa research indonesia
merupakan sebuah panel survey berbayar dengan kantor di jakarta dan menawarkan beberapa paket pembayaran upah, bisa secara langsung ke rekening bank anda dan bisa dengan voucher yang anda pilih sendiri sesuai keinginan. dengan sistem poin dan berbasis pada rupiah indonesia. silahkan klik untuk mendaftar : Pendaftaran nusa research

8. PanelPlace ,
tempat nya kumpulan link survey online dengan bayaran dollar amerika tertinggi, kita tinggal mendaftar / register dan secara otomatis akan di rekomendasikan link survey online berbayar yang bisa kita ikuti. mempermudah kita untuk pencarian nya. silahkan klik untuk daftar : free register

Semoga bermanfaat untuk anda semua

Baca Selengkapnya (read more) - list Survey online berbayar, dapat dipercaya karena saya sudah mendapatkan pembayaran tunai dan voucher nya

Sunday, April 19, 2015

10 Tips Penting Ini Diwariskan Nenek Moyang Kita Sejak 100 Tahun Lalu

10 Tips Penting Ini Diwariskan Nenek Moyang Kita Sejak 100 Tahun Lalu

1. Cara memadamkan api.
Larutkan satu pon garam dan setengah pon sal-amoniak dalam dua liter air dan masukkan cairan ini ke dalam botol tipis berukuran kira-kira 1 liter setiap botolnya. Jika terjadi kebakaran, lemparkan satu botol atau lebih ke dalam api agar api tidak berkobar lebih besar.
2. Mengambil serpihan kayu yang masuk ke dalam daging.
Selengkapnya di:
http://Suhamdhana.sharethisstory.net/id-575120-2058?utm_source=&utm_medium=&utm_campaign=
Baca Selengkapnya (read more) - 10 Tips Penting Ini Diwariskan Nenek Moyang Kita Sejak 100 Tahun Lalu

Saturday, April 18, 2015

5 cara pengobatan tradisional Indonesia

5 cara pengobatan tradisional Indonesia ini membuktikan kalau selalu ada banyak cara untuk menyembuhkan diri.

Selain lebih minim efek samping, 5 cara pengobatan unik ini juga tidak akan menguras kantong anda.
1. Jamu Tradisional
Gambar via desunnyrebecca.blogspot.com
Gambar via desunnyrebecca.blogspot.com
Orang Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya jamu. Ramuan yang dibuat dari bahan alami secara turun temurun ini memiliki multifungsi termasuk untuk menjaga kesehatan, menghilangkan penyakit ringan, menambah nafsu makan, meningkatkan keperkasaan pria, dan sebagainya.Berita selengkapnya di :
Baca Selengkapnya (read more) - 5 cara pengobatan tradisional Indonesia

Followers